Review film Happy Flight
Review film Happy Flight - Ini adalah film jepang
yang mengambil tema liku-liku tugas seorang pegawai maskapai penerbangan yang
dalam hal ini adalah ANA airlines. ANA sendiri merupakan maskapai penerbangan
di Jepang yang sebagian armadanya adalah pesawat berbadan lebar seperti Boeing
747-400.
![]() |
| Ilustrasi Pesawat |
Suka duka menjadi pasasi
diceritakan secara bagus mulai dari keributan dengan para calon penumpang,
pengaturan seat yang kadang terjadi over (kelebihan penumpang). Begitu pula
para pramugari yang ternyata tidak sesimpel yang dapat kita bayangkan karena
dia harus berhadapan dengan penumpang yang mudah marah (mungkin kena darah
tinggi) atau harus super sibuk memenuhi kebutuhan para penumpang saat pesawat
tengah terbang level (datar).
Juga dikisahkan adanya
calon kapten yang tengah dites dalam penerbangan tersebut. Ternyata karena
saking groginya sang calon kapten tersebut sering melakukan hal-hal yang salah
tapi membuat tertawa siapa yang melihat. Meskipun akhirnya dia mampu
mendaratkan pesawat ketika pesawat mesti landing darurat dan kembali ke base. ( Baca juga : Pesawat Tanpa Awak )
Ada juga cerita yang
menampilkan sosok mekanik dan engineer di mana mereka terlibat konflik kecil
yang terkait perawatan mesin pesawat saat pesawat hendak diterbangkan. Sang
mekanik tidak tepat waktu dan terjadi miskomunikasi yang seharusnya dihindari.
Setidaknya film happy flight ini memberikan hiburan berkualitas di sela-sela
kesibukan anda di kantor.
Label: ana airlines, film happy flight, pesawat berbadan lebar, terbang level


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda